[gtranslate]
24
Jan

Budi Asih

Solo Exhibition

2009
Pameran Lukisan “ Apa Kabar ?? “, Tembi Gallery, Jakarta.
Pameran  TA Seni Lukis “Kehidupan Manusia dan Lingkungan”, ISI Yogyakarta

Group Exhibition

2003
Pameran Seni Rupa “ Ngrumpi di Mall “, Plaza Trio Magelang.
Pameran Sketsa di Kampus Seni Murni ISI, Yogyakarta.

2004
Pameran Seni Rupa “ Backpacker “, Galery 9, Ubud Bali.

2005
Pameran Seni Rupa “ Portion “, Hotel Maharani, Bali.
Pameran Seni Rupa “ Techne “, kelompok Mousha, Via- via Kafe.

2006
Pameran Seni Rupa “ kecil + kecil # kunyit, Gubug Lentera.
Pameran Seni Rupa “ Art for Yogya “, Taman Budaya Yogyakarta.

2008
Pameran Seni Rupa “ Golden Box 2 “, Jogja Gallery.
Pameran Seni Rupa “ Dedication to the Future “Academy art award #2, Museum Neka Bali.

2009
Pameran Seni Rupa , Kolaborasi Indonesia-Swiss, Jogja National Museum.

2010
Pameran Bazart Art Award, Hotel Ritz Carlton, Jakarta
Pameran di Vanessa Art Link, Jakarta

Award

2008
Nominator Academy Art Award #2, Institut Seni Indonesia.

2010
20 Nominasi Bazart Art Award, Vanessa Art Link.

Proses Berkarya

Munculnya ide karya seni berdasarkan pengalaman pribadi dan proses membaca lingkungan sekitar, bisa juga ketertarikan terhadap sesuatu, baik yang sedang dialami atau melihat media, seperti tayangan film kartun, berita televisi, dunia entertaint, dll. Setiap saya melamun atau sedang tidak memikirkan sesuatu/ pikiran kosong, sering terjadi coretan-coretan yang menurut saya aneh,tidak bermakna disekitar saya, di tembok, lantai, kertas, tanah atau media apapun disekitar saya.. Untuk yang bisa saya simpan seperti di kertas biasanya saya sobek dan saya simpan.

Untuk Karya bertema biasanya saya skets dulu, memikirkan konsep untuk bercerita, memilih warna, tetapi dalam visualisasi selalu saja berubah dengan skets awal, entah pada warna,bentuk, dan selalu muncul cerita baru, sehingga dalam setiap karya memiliki berbagai macam cerita. Untuk warna dalam karya seni lukis saya, tidak ada maksud atau makna di dalamnya, dengan bermacam-macam warna yang saling bermunculan, bahkan sering sekali lukisan bisa berganti warna jika menurut saya tidak menarik. Sering terjadinya beranekaragam cerita di dalam karya lukis saya sehingga sering berganti-ganti judul, 1 karya bisa memiliki 2,3 atau 4 judul.

Untuk gaya, saya sendiri masih belum bisa menyimpulkan masuk dalam kategori apa, awalnya karena saya tidak bisa melukis dengan realis, jadi melukis dengan sebisa saya, berdasarkan apa yang ada di imajinasi saya, cenderung dengan macam-macam warna

Untuk bentuk saya ambil dari lingkungan alam, yaitu: manusia, binatang, tumbuhan, sarana dan prasarana yang ada di lingkungan.

One Response so far.