[gtranslate]
20
Jan

Life is Amazing

Life is Amazing

“Life is Amazing”, the theme chosen for the basis of this exhibition’s curatorial frame, intends to encourage the artists to revisit the values about the relationship between humans and nature—values that perhaps we have long forgotten.

We can find such values from the wealth of traditional wisdom in Indonesia, rich as it is with philosophy about life. The artists can then present these values through sublime visuals containing shrewd views, creating works with refined critical values instead of being superficial and vulgar, as commonly found in the rough images of disasters presented in the electronic and printed media. Works in this exhibition are expected to provide us with a profound introspective space arising from the presented reality, in order to trigger subjective experiences that are aesthetic in nature.

The artists who present their works in this exhibition are: Harry Cahaya, Putut Wahyu Widodo, Y. Indra Wahyu, Endro, Widhi Kertya Semadi, Made Galung Wiratmaja, and Pasek Kusuma. They present profound responses reflecting the artists’ belief about the meanings of life, presented in sublime visual representations. Through small and simple things, the artists are able to talk about something bigger, opening a greater space about something that is greater in nature. From something that is simple and small, the artists, with their artistic sensibility, are able to provide us with something with a greater significance in relation to a variety of things or phenomena in life.

Curator: I Wayan Seriyoga Parta

Life is Amazing

Hidup itu mengagumkan (life is amazing), sebuah tema yang diangkat dalam kerangka kurasi pameran ini bertujuan untuk mengajak perupa menggali kembali nilai-nilai tentang hubungan manusia dengan alam yang mungkin selama ini telah dilupakan untuk kemudian direpresentasikan dalam karya.

Nilai-nilai tersebut dapat digali dari kearifan tradisi Indonesia yang kaya akan berbagai falsafah tentang kehidupan, untuk kemudian dipresentasikan dengan visualisasi yang sublim namun tetap mengandung nilai-nilai kritikal, yaitu kreasi yang mempunyai nilai kritikal “santun” serta tidak dangkal atau vulgar, bukan citraan kasar tentang berbagai bencana sebagaimana dipresentasikan media cetak maupun elektronik. Karya-karya dalam pameran ini diharapkan dapat memberikan ruang penghayatan yang lebih mendalam dari realitas yang ingin ditampilkan perupa, sehingga dapat menggugah pengalaman-pengalaman subyektif yang bersifat estetis bagi audiens.

Perupa-perupa yang terlibat dalam pameran ini antara lain; Harry Cahaya, Putut Wahyu Widodo, Y. Indra Wahyu, Endro, Widhi Kertya Semadi, Made Galung Wiratmaja dan Pasek Kusuma. Mereka membuat sebuah tanggapan yang mendalam tentang makna kehidupan melalui representasi visual yang sederhana dan sublim. Sesuatu yang bersifat sederhana dan mikro namun memberi ilustrasi mengenai fenomena yang lebih luas cakupannya. Sekali lagi, melalui kepekaan artistik seniman, sesuatu yang kecil, sepele dan sederhana dapat menjadi sebuah keluasan makna yang menyangkut berbagai hal atau fenomena dalam kehidupan.

Kurator : I Wayan Seriyoga Parta

Comments are closed.